Kamis, 18 Juli 2019

Melakukan Kredit Perumahan KPR untuk Bisnis Rumah Kontrakan? Hati-hati dan Simak Resiko yang dapat Terjadi Berikut Ini!



Tidak sedikit bank yang menawarkan jasa perumahan KPR untuk bisnis rumah kontrakan yang dapat dilakukan dengan mudah. Ya, tentu jika berpikir cepat mengkredit untuk membeli rumah memang menguntungkan yaitu bisa segera menempatinya. Tetapi hal-hal yang lain akan dijalani mungkin tidak seenak yang pertama kali dibayangkan. Harus dihadapkan dengan angsuran bertahun-tahun, bunga yang diwajibkan, uang muka besar dan masih banyak lagi. Tentunya hal seperti itu tidak bisa luput dari pertimbangan sebelum melakukan pembelian sebuah rumah impian. Yang dipikirkan bukan hanya segera mendapatkan rumah tetapi proses yang akan dijalani selanjutnya.

Jika berbicara mengenai keuntungan melakukan KPR banyak sekali, salah satunya bisa dapat segera memiliki sebuah hunian. Selain itu tidak perlu untuk menabung bertahun-tahun mengumpulkan banyak uang untuk membeli rumah yang harganya ratusan juta. Tidak termasuk orang yang mendapatkan rumah harga murah karena setiap tahunnya harga properti selalu naik. Mendapatkan perlindungan dari jasa otoritas karena telah menggunakan KPR, jadi tidak perlu khawatir. Cicilan yang ringan dan masih banyak lagi keuntungan lainnya yang bisa Anda dapat setelah melakukan KPR.

(Baca juga: Perhatikan Hal Ini Jika Tertarik Bisnis Budidaya Hewan)

Mungkin keuntungan-keuntungan diatas dapat semakin membuat masyarakat tertarik untuk melakukannya. Apalagi memang sudah lama menginginkan untuk mempunyai rumah dengan sistem pembayaran yang mudah. Bahkan untuk resiko yang akan dialami kedepannya malah dibiarkan atau malah memang tidak masuk dalam pertimbangan. Jauh dari keuntungan tersebut diatas ternyata melakukan kredit perumahan mempunyai resikonya. Tidak hanya satu atau dua melainkan banyak resiko yang bisa dialami. Berikut ini beberapa resiko yang dapat terjadi, diantaranya:

1. Uang muka.

Mungkin dari bank memang mensyaratkan adanya uang muka berapa persen dari harga perumahan yang akan dibeli. Dan biasanya 30% dari rumah, misalnya saja harga rumah tersebut 200 juta. Jadi secara otomatis Anda harus mempunyai uang 60 juta untuk membeli sebuah perumahan. Kalau masyarakat yang tidak mencukupi penghasilannya tentu uang sejumlah itu akan sangat memberatkan untuk melakukan kredit perumahan KPR untuk bisnis rumah kontrakan. Walaupun dari pemerintah sendiri menawarkan program rumah subsidi yang dapat dibeli dengan harga yang terjangkau. Tetapi untuk dapat memilikinya harus antri karena jumlah terbatas tidak dapat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat.

2. Kredit tanpa agunan atau jaminan.

Mungkin dari masyarakat karena diharuskan untuk adanya uang muka yang besar mereka beralih untuk mengambil kredit tanpa agunan. Padahal dari Kredit Tanpa Agunan sendiri mempunyai kekurangan yaitu diantaranya uang yang dipinjamkan dalam jumlah sedikit, bunga besar dan jangka pelunasan singkat. Kalau hal tersebut dilakukan tentu Anda akan mengalami dua tanggungan hutang yaitu KTA dan KPR. Kalau penghasilan mencukupi tidak jadi masalah tetapi kalau tidak hal tersebut akan lebih memperburuk keuangan Anda.

3.Developer nakal.

Karena melakukan kredit perumahan itu ada 3 pihak yang berhubungan yaitu sebagai developer pembangun rumah, Anda sebagai pembeli dan bank sebagai pihak pembiayaan. Tidak semua developer baik dapat membangun perumahannya sesuai dengan kesepakatan awal, kadang ada developer yang mengambil banyak keuntungan diantaranya dengan tidak sesuainya spesifikasi bangunan, gagal pemenuhan target pembangunan atau lainnya.


Sedikit penjelasan mengenai resiko dari melakukan kredit perumahan KPR untuk bisnis rumah kontrakan diatas semoga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk Anda yang akan melakukannya. Masih banyak lagi risiko yang dapat muncul dari adanya pengkreditan perumahan. Sarannya sebagai pelaku yang akan membeli perumahan sebaiknya mempertimbangkannya semua dengan baik. Pikirkan juga mengenai pemasukan dan juga nilai cicilan yang akan menjadi kewajiban supaya tetap dapat seimbang. Segera kunjungi laman https://www.cekaja.com/info/bisnis-rumah-kontrakan-untung-rugi/ dan dapatkan info mengenai bisnis rumah kontrakan. Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar