Kamis, 04 Juli 2019

Penerapan Tilang Elektronik di Kawasan Jakarta, Efektif Kurangi Pelanggaran?


Mulai dari tidak menggunakan seat belt, main HP saat berkendara, hingga melanggar rambu-rambu lalu lintas, semua pelanggaran bisa dilacak dengan menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Kawasan tilang eletronik di kota Jakarta ini, sudah diberlakukan sejak akhir tahun 2018 lalu, dan kabarnya sudah tersebar di 25 titik seluruh Jakarta.

Saking canggihnya, kamera yang digunakan dalam penerapan tilang elektronik di Jakarta ini, dilengkapi fitur baru. Fitur canggih itu, ternyata bisa mendeteksi pemakaian sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat mengemudi, pelat ganjil genap, pengemudi yang menerobos lampu merah, pelanggaran marka jalan dan rambu lalu lintas, hingga mengetahui batas kecepatan mengemudi kendaraan.

Sistem E-LTE Pakai Kamera CCTV Teknologi Canggih

Tidak hanya itu, kamera CCTV yang dipakai pada penerapan tilang elektronik juga memiliki jaringan fiber optik berkecepatan tinggi berupa virtual private network dengan bandwidth 80 MBPS pada setiap titik kamera, sehingga pengguna jalan tidak perlu kucing-kucingan terhadap kamera ini, karena kamera ini bisa melihat seluruh sisi ruas jalan.

Baca Juga: Ini Kawasan Pemasangan 81 Kamera CCTV Tilang Elektronik di Jakarta

Untuk yang belum mengetahui kawasan mana saja yang diawasi kamera CCTV tilang elektronik di Jakarta, berikut daftar lokasi berserta jumlah kamera yang digunakan:

1. Simpang traffic light Kota sebanyak 3 kamera.
2. Simpang traffic light Olimo sebanyak 2 kamera.
3. Simpang trafic light Ketapang atau Gajah Mada sebanyak 2 kamera.
4. Simpang traffic light Harmoni sebanyak 4 kamera.
5. Simpang trafic light Istana Negara sebanyak 1 kamera.
6. Simpang Bundaran Patung Kuda sebanyak 2 kamera.
7. Simpang trafic light Kebon Sirih sebanyak 4 kamera.
8. Simpang trafic light Sarinah sebanyak 4 kamera.
9. Simpang trafic light Bundaran HI sebanyak 4 kamera.
10. Simpang Bundaran Senayan sebanyak 3 kamera.
11. Simpang trafic light Al Azhar sebanyak 3 kamera.
12. Simpang trafic light CSW sebanyak 4 kamera.
13. Simpang trafic light Monalisa sebanyak 3 kamera.
14. Jalan Gatot Subroto Simpang Pancoran sebanyak 4 kamera.
15. Jalan Gatot Subroto Simpang Kuningan sebanyak 4 kamera.
16. Jalan Gatot Subroto Simpang Slipi sebanyak 4 kamera.
17. Jalan S Parman Simpang Tomang sebanyak 4 kamera.
18. Jalan S Parman Simpang Grogol sebanyak 4 kamera.
19. Simpang Asia Afrika sebanyak 3 kamera.
20. Simpang trafic light Halim Baru sebanyak 4 kamera.
21. Simpang trafic light Halim Lama sebanyak 3 kamera.
22. Simpang trafic light Rawamangun sebanyak 2 kamera.
23.Simpang trafic light Pramuka sebanyak 4 kamera.
24. Simpang trafic light Rawasari sebanyak 2 kamera.
25. Simpang trafic light Cempaka Putih sebanyak 4 kamera.

Lalu apakah penerapan tilang elektronik efektif kurangi pelanggaran? 

Berhubung kota Jakarta merupakan kota terbesar, terpadat dan termodern di Indonesia, itu artinya di sini pasti banyak kendaraan yang berlalu lalang dari luar daerah maupun kendaraan milik penduduk lokal, terlebih di jalan protokol atau jalan besar.

Sehingga, penerapan ini sepertinya sangat cocok diterapkan di kota metropolitas seperti Jakarta. Dan menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, yakni AKBP Muhammad Nasir mengatakan bahwa, dengan adanya penerapan ini rupanya efektif mengurangi pelanggaran, terutama di jalan protokol.

Masyarakat Jadi Lebih Patuh 

Tidak hanya itu, budaya berlalu lintas pada masyarakat juga dinilai menjadi lebih baik, misalnya patuh terhadap rambu lalu lintas, memakai seat belt saat berkendara, hingga tidak menggunakan HP saat berkendara. Adanya penerapan ini juga menjadikan masyarakat lebih tahu tentang peraturan lalu lintas yang harus dipatuhi, namun untuk bisa menerapkan sistem ini ke seluruh jalan, dibutuhkan proses yang tidak bisa dilakukan langsung secara serentak dan tentunya bertahap.

Tapi, apakah Anda sudah mengetahui bagaimana sistem tilang elektronik ini berjalan? Bagaimana pula cara kerja tilang dan cara pembayaran tilang dilakukan oleh pelanggar?

Nah, untuk yang belum mengetahui cara kerja tilang elektronik, Anda bisa membaca informasi selengkapnya di link berikut ini https://www.cekaja.com/info/nyetir-sambil-main-hp-bakal-ditilang-polisi-ini-cara-kerja-tilang-e-tle-dan-pembayarannya/. Mulai dari pemantauan, proses koneksi antara kamera dengan backoffice, peng-capture-an pelanggaran, hingga cara pembayaran tilang elektronik.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar