Selasa, 16 Juli 2019

Perhatikan Hal Ini Jika Tertarik Bisnis Budidaya Hewan



Ada banyak ide bisnis yang bisa anda coba. Tidak terkecuali dengan bisnis budidaya hewan. Bisnis yang satu ini memang termasuk menjanjikan. Sebab jika membicarakan hasil, maka bisnis ini bisa menembus angka puluhan hingga ratusan juta rupiah. Meskipun begitu, memulai bisnis budidaya hewan tak sembarangan bisa anda mulai. Karena anda perlu mengetahui ilmu dasar soal budidaya, dan pemilihan strategi bisnis yang tepat agar kelangsungan usaha stabil bahkan meningkat pesat. Untuk itu, kami akan paparkan beberapa hal yang harus anda perhatikan jika tertarik memulai bisnis budidaya hewan.

Besaran Modal


Untuk bisnis budidaya hewan, besaran hasil yang ditawarkan memang sepadan dengan modal yang dikeluarkan. Semua tergantung pada skala bisnis anda. Jika anda berani memulainya dengan modal dan skala bisnis yang besar, maka hasilnya pun besar. Semua diiringi juga dengan perawatan dan trik menjalankan bisnis yang baik.

Namun, bukan berarti bisnis budidaya hewan hanya boleh dilakukan oleh pemodal besar. Anda yang ingin berbisnis dalam skala rumahan alias skala kecil juga bisa. Modal yang diperlukan pun tergantung jenis hewan yang anda pilih untuk dibudidayakan. Biayanya mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Budidaya hewan dengan skala kecil dan mudah dikelola di rumah salah satunya adalah ayam kampung. Hewan yang satu ini tak membutuhkan perawatan yang sulit, dan cenderung bisa dilepas di area lingkungan tinggal. Karena ayam kampung termasuk hewan jinak yang mencari makannya sendiri. Anda pun tak perlu dibebankan dengan biaya pakan. Cukup pengecekan rutin mengenai kesehatan ayam saja.

Lahan


Jika modal sudah ada, maka yang perlu dipikirkan selanjutnya adalah soal lahan. Ya, budidaya hewan memerlukan lahan yang tak sedikit. Terlebih jika anda memilih untuk budidaya hewan yang hidup di air. Seperti ikan atau udang. Jenis hewan ini memerlukan lahan untuk kolam, baik berupa tambak ataupun kolam terpal. Jika anda memang memiliki lahan sendiri, maka beruntunglah anda karena tak harus menyewa lahan atau berbagi hasil dengan pemilik lahan. Keuntungan pun semakin besar didapat.

Baca juga: Budidaya Hewan Udang Vaname Hasilkan Untung Besar, Berani Coba?

Perawatan


Selanjutnya adalah perawatan hewan yang anda budidayakan. Hal ini penting mengingat beberapa jenis hewan tidak hanya membutuhkan perhatian soal jadwal pemberian makan dan nutrisi saja, melainkan juga soal suhu ruang yang ditempati. Jika berbicara mengenai budidaya hewan laut, maka jenis hewan ini paling membutuhkan perawatan ekstra. Hewan seperti ikan dan udang rentan terkena penyakit dan stres yang menimbulkan kematian. Ya, hewan-hewan ini nilai jualnya memang fantastis. Namun pemeliharannya juga tak boleh main-main.

Resiko


Terakhir, jika berbicara soal bisnis, kita harus pahami resiko yang bisa saja terjadi. Pelajari segala kemungkinan yang mungkin menimpa bisnis anda. Dengan begitu, ada bisa mengupayakan yang terbaik dan mengantisipasi kerugian. Sebab bisnis hewan sama seperti layaknya bisnis sayuran. Dimana jika kualitas tak baik, maka anda tak bisa menjualnya ke pasaran. Resiko bisnis budidaya hewan biasanya berkaitan dengan perawatan hewan itu sendiri. Maka dari itu, anda memang harus memahami ilmu dasar budidaya, atau meminta dampingan seorang ahli untuk konsultasi dan mendampingi jalannya bisnis anda.

Ada beberapa pilihan hewan yang cocok anda budidayakan, baca infonya di artikel berikut ini https://www.cekaja.com/info/ingin-bisnis-ternak-5-hewan-ini-pilihannya/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar