Kamis, 11 Juli 2019

Tips Lolos Seleksi Kerja di Perusahaan Besar di Indonesia untuk Fresh Graduate



Di pertengahan tahun seperti bulan Juli ini, banyak universitas yang menggelar acara wisuda. Ratusan bahkan ribuan mahasiswa lulus, dari berbagai jurusan dan bidang keahlian. Setelah, tiba lah masa-masa mencari kerja. Para fresh graduate masuk ke dunia kerja dengan ilmu yang telah dipelajarinya selama bertahun-tahun. Perusahaan besar di Indonesia disasar sebagai kantor idaman. Sebut saja perusahaan-perusahaan seperti PT Coca Cola Indonesia, Unilever Indonesia, Indofood, atau bahkan anak perusahaan dari BUMN terkenal. Namun, apakah kamu tahu bahwa untuk lolos seleksi kerja di perusahaan besar itu begitu ketat?

Umumnya, saat mengikuti seleksi kerja, kita harus mengetahui info dasar soal perusahaan dan pekerjaan yang kita lamar itu. Kamu harus memiliki pengetahuan soal history perusahaan, serta visi misinya. Pastikan kamu 'kenal' terlebih dulu dengan calon perusahaan tempat kita bekerja kelak. Selain itu, biasakan untuk tampil rapi dan bersih serta bersikap sopan. Hal ini penting untuk menimbulkan kesan yang baik dengan staf yang mewawancarai kamu. Selain itu, simak juga tips di bawah ini agar kamu lolos seleksi kerja di perusahaan besar di Indonesia.

Buat CV Yang Singkat dan Padat


Di tahap awal seleksi pekerja, biasanya perusahaan memintamu untuk mengirimkan CV atau daftar riwayat hidup yang memuat data diri lengkap. Mulai dari nama, alamat, jenjang pendidikan, hingga pengalaman kerja atau organisasi. Namun, sering kali pelamar membuat CV yang tidak efektif. Terlalu memuat banyak info.

Contohnya, ada pelamar yang menyantumkan pengalaman berorganisasinya lebih dari 3 tahun. Sehingga dinilai sudah terlalu lama, dan tidak berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar saat ini. Buatlah CV yang singkat namun padat. Cantumkan pengalaman-pengalaman dan kemampuan (skill) kamu yang lebih berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Jika kamu mengirim CV lewat e-mail, pastikan kamu menulis kalimat pengantar di body e-mail. Perkenalkan diri secara singkat dan jelaskan maksud dan tujuanmu mengirim e-mail tersebut.

Percaya Diri dan Jadi Diri Sendiri


Selanjutnya, jika kamu lolos tahap screening CV, tahap selanjutnya adalah sesi interview. Dimana kamu akan diundang untuk datang ke perusahaan terkait dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari rekruter. Di sini lah kamu harus tampil menarik untuk memberi kesan pertama yang baik pula.

Yang terpenting adalah, kamu harus percaya diri. Jabat tangan lawan bicaramu dengan mantap, dan dengan pribadi yang ramah, dan sopan. Meskipun begitu, kamu harus tetap menjadi diri kamu sendiri. Ceritakan tentang diri dan pengalamanmu sesuai yang kamu jalani. Jangan melebih-lebihkan atau mengurang-ngurangi.

Tunjukkan Kemampuanmu


Selain itu, kamu harus menunjukkan kemampuanmu saat sesi interview. Biasanya, kamu akan diminta untuk menjelaskan alasan mengapa kamu tertarik untuk melamar di posisi itu. Dan apakah ada pengalaman organisasi, magang, freelancing, atau part time yang berkaitan dengan posisi yang dilamar itu. Hal ini penting agar staf rekrutmen tahu apakah posisi ini cocok untukmu atau tidak. Jika kamu belum memiliki pengalaman, pastikan kamu memiliki ketertarikan yang kuat dan kemampuan (skill) yang masih berhubungan dengan posisi itu. Contohnya, kamu tertarik menjadi seorang jurnalis. Tunjukkan bahwa kamu tertarik menulis dan memiliki beberapa contoh tulisan yang pernah dibuat atau dimuat di media tertentu.

Baca juga: Profesi yang Dibutuhkan di Perusahaan Besar di Indonesia

Jawab Pertanyaan Interview dengan Tepat 


Sering kali, rasa gugup melanda saat proses wawancara kerja. Akibatnya, kita sering salah menjawab pertanyaan dari rekruter. Selalu ada saja jawaban yang kita rasa kurang setelah sesi wawancara selesai. Akhirnya kita malah menyesal.

Oleh karenanya, jawab lah pertanyaan dengan tepat. Jika kamu ditanya mengenai kelemahanmu, jawablah dengan jujur, namun beri solusi untuk kelemahan tersebut. Misalnya, kamu adalah orang yang gugup ketika berbicara di depan umum, namun saat ini kamu sedang mengambil kelas public speaking atau mempelajari trik-trik untuk tampil lebih percaya diri.

Siapkan Pemikiran yang Kritis


Setelah sesi interview, perusahaan besar di Indonesia juga biasanya memiliki satu tahap seleksi karyawan lagi. Yakni forum group discussion (FGD) dan sesi study case atau pemecahan masalah. Di FGD, beberapa kandidat akan diberi suatu contoh permasalahan dan diminta untuk mengemukakan pendapatnya masing-masing dan saling berdiskusi.

Di sini, kamu akan dinilai soal kemampuan kepemimpinan (leadership), dan pemikiran kritismu. Pertanyaan yang diajukan untuk diskusi beragam, tergantung di perusahaan mana yang kamu lamar. Yang pasti, kamu harus tahu sejarah perusahaanmu, dan peduli pada permasalahaan yang saat ini sedang berkembang. Baik di masyarakat maupun di bidang pekerjaan.

Kalau kamu sudah menerapkan tips ini, ada baiknya jika kamu selalu mengevaluasi diri setelah mengituki seleksi pekerja. Agar kualitas dan nilai diri semakin bertambah dan semakin yakin untuk layak direkrut perusahaan besar di Indonesia. Jika anda ingin tahu daftar 50 daftar perusahaan besar di Indonesia, silahkan klik link artikelnya berikut ini
https://www.cekaja.com/info/intip-50-perusahaan-besar-di-indonesia-kamu-tertarik-bekerja-di-sini/

2 komentar: